Lovely FantasyGraphy. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Lovely Bride


Photo by : Intan Chrysta
MUA : Intan Chrysta
Model : Ratna




Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Dian & Eni



MUA : Tin Miranti Salon
Lokasi : Gunungpring Muntilan










Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alat-alat untuk Photo Studio


Alat - Alat yang harus disiapkan untuk foto studio adalah
1. Lampu studio adalah flash light yang kelihatan menyala tersebut adalah modeling light yang terdapat bersama dengan studio light

2. Backdrop studio
3. Reflektor antara lain
a. Standar reflektor, pencahayaan bersifat langsung yang keras. Menghasilkan kontras tinggi antara highlight dengan shadow.
b. Soft box, gunanya melunakkan lampu standard reflektor, sehingga tidak terlalu keras. Menghasilkan kontras rendah antara highlight dengan shadow,
c. Ring flash, sesuai namanya, bentuknya seperti cincin, dipasang di ring lensa kamera. Fungsinya untuk foto makro meminimalisasi bayangan, atau untuk foto orang supaya di mata nya ada garis flash melingkar
d. Payung : hamper sama fungsinya dengan soft box, dll

Macam Macam lampu berdasarkan kegunaannya adalah
1. Main light : Lampu utama dari studio, biasanya terletak di depan
2. Fill Light : Lampu sampingan yang biasanya letaknya berlawanan dengan main light.
3. Highlight : Lampu dari atas
4. Hairlight : Lampu yang menerangi rambut

Syarat utama dalam foto studio adalah konsep. Konsep harus disudah ada di kepala sebelum pemotretan. Jangan sampai masuk studio, kita belum ada konsep, segimana cantiknya modelnya, pasti taruhan 1 jam pasti bosen. Konsep harus kita pikirkan benar benar, Kita punya konsep, kita perlu diskusikan juga dengan modelnya, mulai pakaian sampai aksesoris sekecil-kecilnya. Kita tanya, model stuju tidak, kalau tidak setuju kita cari model lain. Dan jangan pernah memaksakan model.

disadur dari putra
Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Motret Model,yuuukksss....


Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memotret model antara lain :
Konsep foto, Lokasi pemotretan, Ekspresi, dan Pose.


Konsep foto
Dalam menciptakan foto kita harus memiliki konsep yang jelas. Tanpa konsep kita tidak memiliki tokus atau ciri khas dari foto yang dihasilkan. Tentukan konsep foto yang akan dibuat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Apakah kita akan membuat image yang penuh kelembutan sehingga terlihat cantik, halus dan berkepribadian feminin atau berkarakter, macho, keras dan bergaris tegas atau malah yang berkesan natural, apa adanya. Tentukan segera. Hal ini penting karena konsep yang kita rancang akan menentukan hasil yang dibuat.

Ekspresi
Sangat diperlukan pada foto, karena disinilah sebenarnya jiwa dari foto itu. Kondisi objek akan tergambar dari ekspesi yang diberikan. Ekspresi dari model itu terpusat pada wajah dan bagian yang paling berpengaruh pada ekspresi di wajah ini adalah mata dan bibir. Mata akan mengekspresikan semua yang ada dalam perasaan kita, gembira sedih, haru dll, akan terlihat dari pancaran mata. Sedang bibir akan mengekspresikan keramahan, keseriusan, sensualitas dll. Bila kita lengah sedikit saja pada hal ini jangan berharap foto yang dihasilkan akan ekspresif sesuai dengan yang kita rencanakan.

Pose
Posisikan model dalam keadaan yang tepat untuk memberanikan diri dalam menampilkan ekspresinya dengan :
- bentuk tubuh menghadap sedikit menyamping
dengan arah muka lurus ke depan.
- perhatikan kemiringan kepala
- perhatikan posisi bahu
- perhatikan bentuk ototnya

Dalam membuat rancangan foto tentukan :
- lokasi pemotretan
- di dalam studio
- di alam terbuka
- perpaduan keduanya
- sumber cahaya
- warna
- bahan atau alat pendukung
- sasaran foto

Memilih Model Foto
Sesuai dengan konsep foto
Memilih model untuk menjadi obyek pemotretan tidak semudah kalau ingin memotret orang pada umumnya. Karena dalam pemotretan model, harus disesuaikan dengan konsep foto yang akan dibuat. Sehingga hasilnya nanti akan sesuai dengan yang diinginkan sang fotografer. Sebagai contoh, apabila sang fotografer membuat konsep fotonya dengan nuansa budaya etnik jawa, maka modelnya setidaknya mempunyai paras/ wajah yang “njawani”. Begitu juga dengan obyek pendukung lainnya, tentu saja harus disesuaikan dengan konsep etnik jawa juga.

Karakter
Mengacu pada konsep foto yang ada, karakter juga harus disesuaikan dengan konsep. Kadang diperlukan karakter model yang lembut, ekspresif, keras, dan sebagainya.

Fisik yang sehat
Tentu saja diperlukan oleh seorang model guna menjalani sesi pemotretan yang cenderung lama, karena biasanya dilakukan pemotretan berulang-ulang sampai menghasilkan foto yang terbaik.

Mood yang baik
Fisik sehat, model sudah sesuai dengan karakter, tapi mood (suasana hati sang model) sedang tidak baik, akan membuat hasil foto juga tidak baik. Mengapa? Karena mood seseorang akan mempengaruhi karakter yang muncul pada diri model tersebut. Terutama ekspresi mimik wajahnya. Misalkan saja memotret model untuk iklan produk permen, dimana diperlukan suasana yang ceria, tetapi sang model sedang sedih ditinggal sang kekasih…tentusaja ini sudah menjadikan mood menjadi tidak baik.

Tidak tergesa-gesa pada saat sesi pemotretan
Persiapan yang matang dalam pemotretan model sangat diperlukan untuk menghasilkan foto yang baik. Persiapan disini adalah bagaimana sudut pencahayaan, pakaiannya (wardrobe), latarbelakangnya (background), ekspresi modelnya, posenya dan sebagainya. Untuk itu dalam sesi pemotretan model tentu saja tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.

disadur dari cakaziez

Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kiat Sukses Foto Outdoor (Prewedding)

Fotografi Outdoor tentu berbeda dengan fotografi studio, tentunya fotografi outdoor memiliki keunggulan tersendiri. Meskipun di dalam studio sang fotografer dapat mengatur sendiri sumber dan arah cahaya lampu kilat (blitz) namun hasil fotonya sama sekali tidak bisa menyamai hasil fotografi outdoor. Fotografi outdoor juga memerlukan kecermatan dalam memilih angle dan lokasi pemotretan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari sisi pencahayaan.
Ada 5 faktor yang sangat mempengaruhi hasil foto outdoor yang berhubungan dengan prewedding / modelling photography, yaitu:

1. Konsep Photo Pre Wedding
Konsep photo adalah tema dari foto itu sendiri. Contoh konsep photo yang paling sederhana adalah tema CASUAL, di mana calon pengantin cukup mengenakan pakaian santai / casual, difoto seolah-olah mereka sedang berlibur di sebuah daerah yang menyenangkan. Konsep lainnya bisa anda ciptakan sesuai kehendak anda. Contoh konsep yang sering digunakan oleh pasangan-pasangan lainnya adalah tema profesi dan hobby, Misalnya seorang pasangan yang kebetulan berprofesi sebagai Tentara, Polisi, Pilot, atau menyukai kegiatan outdoor seperti memancing, Menyelam (Scuba Diving), Hiking, dll. Atau juga konsep yang sedikit extreme / berani misalkan konsep film-film terkenal seperti Cinderela, Putri Salju, Titanic, dll. Konsultasikanlah konsep foto dengan fotografer anda jauh-jauh hari sebelum sesi pemotretan dimulai.

2. Kecakapan Photographer untuk pre wedding
Photographer dituntut untuk pandai memilih sudut, memilih lokasi, dan tentunya mahir dalam men-setting kameranya untuk menyesuaikan dengan situasi yang akan diambil gambarnya. Photographer studio belum tentu mahir di alam terbuka, jika memang anda menyukai oudoor photography pilihlah fotografer yang berpengalaman dalam memotret foto landscape / pemandangan.
3. Peralatan yang tepat khusus untuk pre wedding photo outdoor
Photographer Landscape memerlukan peralatan yang tepat untuk mengabadikan foto-foto landscape / outdoor dengan baik. Konfigurasi kamera yang kurang tepat tentunya juga dapat mengurangi optimalitas hasil photo outdoor.
4. Lokasi Pemotretan pre wedding
Jangan asal memilih lokasi pemotretan, pilihlah lokasi yang betul-betul indah untuk diabadikan. Jika lokasi pemotretan kurang indah, biasanya fotografer hanya akan mengambil foto-foto secara close up karena memang backgroundnya kurang menarik. Jika memang demikian maka hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan hasil foto studio. Cuaca di lokasi pemotretan juga berpengaruh sekali terhadap keindahan hasil akhir foto oudoor.
5. Pose dan Expresi
Ini pun tak kalah penting, seindah-indahnya sebuah foto jika model yang difoto tak mampu berekspresi / pose tentunya akan mengurangi keindahan hasil foto tersebut. Usahakan untuk mempelajari pose - pose dan expresi yang sederhana sebelum melakukan sesi pemotretan. Seorang photographer tentunya bisa saja mengarahkan gaya / pose, tapi bila demikian tentunya akan mengurangi tingkat konsentrasi dan kreativitas sang fotografer. Usahakan untuk membiarkan fotografer berkonsenstrasi dengan kameranya. Perbanyak khasanah pose dan expresi dengan melihat majalah-majalah, foto-foto model terkenal, dll. Jika foto session anda dilakukan ditempat yang jauh, usahakan untuk tidak lelah, susunlah perjalanan yang relax dan santai. Rencanakan foto pra pernikahan jauh - jauh hari sebelum hari pernikahan anda.
(Diunduh dari web Kaufik Anril H.dan xsen photography
Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lady Metal



Photographer : Habibi
MUA : Intan Chrysta
Talent : Ernetha








Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sexy Bikerrrrrrrr



Photographer : Habibi
MUA : Intan Chrysta
Talent : Kalysa Olivia








Selengkapnya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS